Langsung ke konten utama

Penerapan Metode Pembelajaran dan Media Pembelajaran pada SMA PGRI Larantuka

 


Mata kuliah Media Pembelajaran  yang diampu oleh Ibu Maria Anita Titu, M.Pd  memberikan ruang,waktu dan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran di Sekolqh Menengah Atas. Sekolah yang digunakan dalam kegiatan praktik penerapan media pembelajaran adalah SMA PGRI Larantuka yang terletak di  Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Sekolah ini sudah menggunakan kurikulum 2013 dalam pelaksanaan kegiatan pembelajarannya. Kegiatan Praktik Pembelajaran dilaksanakan pada hari kamis,25 Mei 2023 di sekolah SMA PGRI Larantuka.


Kegiatan  praktik penerapan media pembelajaran ini bertujuan untuk menambah ilmu dan pengalaman mahasiswa dalam merencanakan pembelajaran dan sekaligus menerapkannya dalam kegiatan belajar mengajar yang nyata di kelas. Salah satu yang harus mendapatkan perhatian dalam kegiatan belajar mengajar adalah proses, karena “proses” inilah yang menentukan apakah tujuan pembelajaran akan tercapai atau tidak. Kesuksesan atau tercapai tidaknya tujuan pembelajaran ditandai dengan adanya perubahan, baik yang menyangkut perubahan dalam aspek pengetahuan (kognitif), aspek keterampilan (psikomotor) maupun yang terkait dengan aspek nilai dan sikap (afektif),tegas salah satu mahasiswa program studi pendidikan ekonomi semester IV.


Dalam kegiatan belajar mengajar ada banyak faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan pembelajaran, salah satunya yaitu media pembelajaran. Dengan penggunaan media pembelajaran yang tepat akan membuat pembelajaran menjadi lebih efektif. Dengan media pembelajaran, guru dapat menciptakan berbagai situasi kelas yang diinginkan, menentukan metode pembelajaran yang akan diterapkan dalam berbagai situasi yang berlainan dan menciptakan suasana belajar yang kondusif diantara siswa. Sesuatu yang tidak bisa dihadapkan atau dimunculkan di kelas, dengan adanya media pembelajaran maka semuanya itu bukan menjadi suatu permasalahan lagi, karena dengan media pembelajaran yang sesuai maka kesemuanya itu dapat di hadirkan di depan siswa secara jelas. Dengan demikian konsep-konsep atau gambaran yang masih bersifat tidak jelas akan menjadi lebih jelas, mudah dimengerti dan dipahami oleh siswa.tandas salah satu ibu guru SMA PGRI Larantuka.


Terkait dengan apa yang telah dijelaskan di atas, maka dalam pelaksanaan kegiatan praktik pembelajaran juga menerapkan penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajarnya. Penggunaan media pembelajaran dalam sebuah kegiatan belajar mengajar tentu saja harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya yaitu materi pembelajaran, karakteristik siswa dan alokasi waktu yang tersedia. Dalam pelaksanaannya mahasiswa menggunakan berbagai media, diantaranya visual, dan audio visual. penerapan media audio vissual ini guru menampilkan video dan animasi bergerak, cerita bergambar,pada hasil belajar Bank Sentral di SMA PGRI Larantuka. Respon siswa sangat luar biasa selama mengikuti pembelajaran, siswa menjadi lebih aktif, bersemangat, dan antusias. Siswa juga mengungkapkan bahwa suasana pembelajaran menjadi lebih kondusif, sehingga siswa tidak mudah bosan.


Dapat disimpulkan bahwa apabila guru mampu menerapkan media pembelajaran  dengan tepat dalam proses belajar mengajar, maka siswa akan memiliki pemahaman yang baik tentang materi yang diajarkan. Apabila siswa memiliki pemahaman yang baik terkait materi pembelajaran yang diharapkan besar kemungkinan tujuan pembelajaran akan tercapai dengan efektif dan efisien. Oleh karena itu guru dituntut untuk terus berkembang dan menjadi guru yang mampu menerapkan pembelajaran yang inovatif dalam kegiatan belajar mengajar.tutup kepala sekolah SMA PGRI Larantuka,Arnoldus Arkian Langodai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kristus mengubah Salib, palang siksaan itu, menjadi Pohon Kehidupan, pokok penyelamatan kita.

  Minggu 2 April 2023, mengajak umat sekalian untuk bersama-sama merenungkan makna salib yang bakal bertransformasi menjadi Pohon Kehidupan. Untuk mengantar kita ke dalam inti permenungan di awal Pekan Suci ini, Gereja menyodorkan kepada kita beberapa Bacaan Kitab Suci yang dibagi ke dalam dua bagian, yakni Bacaan Kitab Suci untuk perarakan dan Bacaan Kitab Suci untuk Ekaristi. Bacaan Kitab Suci untuk perarakan diambil dari Injil Matius 21:1-11, sedangkan untuk perayaan Ekaristi mencakup Kitab Yesaya 50:4-7, Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi 2:6-11, dan Injil Matius 26:14-27;66 Saudara-Saudari terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus! Sesudah tahun-tahun pandemi Covid-19 ketika kita merayakan Pekan Suci dan Pesta Paskah secara sederhana dalam suasana hening, kini kita boleh merayakannya kembali secara meriah. Di hari Minggu Palma kita mengarak Kristus Sang Raja Damai dengan lambaian daun palma, seperti anak-anak Ibrani dulu menyambut Yesus masuk ke Yerusalem dengan ranting-...

Jangan biarkan tanah menggugurkan dosa

Jangan biarkan tanah menggugurkan dosa,  biarkan rona doa sesungguhnya  bertafakur di lekuk bumi  dengan nyanyian requiem mengecup waktu dan mata puisi mencumbui luka yang sempat jadi prahara. biarkan bumi yang lajang menghamba dengan setia, menjahit luka dengan benang-benang puisi sekadar membaringkan kata-kata yang tak punya apa-apa. semestinya tak cukup pantas,  berkarat dalam kanvas  takdir sesungguhnya,  buat membaringkan nama dalam geladak usia. Cinta mungkin di sini, di atas tanah tempat bercermin menggugurkan dosa dengan doa di ceruk hati membawa raga bercakap dengan gemuruh zikir memahat Tuhan yang sebenarnya tak ada jarak pemisah.                       

Perempuan Tangguh

Sesibuk apapun Perempuan Ia tidak akan pernah mengabaikan serta melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan. Ingat.! Kodrat perempuan adalah ; Menstruasi,Mengandung, Melahirkan , dan Menyusui, selain dari keempat aspek itu, perempuan mampu mengerjakan semuanya tanpa harus diinterfensi atau tendensi oleh siapapun. Persoalan memasak, mencuci, menyapu/membersihkan bukanlah kodrat seorang perempuan yang pasti, sebab itu bisa dilakukan oleh seorang lelaki. Maka sangat disayangkan jika ketika sekelompok orang diantaranya ada perempuan dan laki-laki sedang makan bersama, maka setelah makan tidak diharuskan perempuan yang membereskan semaunya, tapi bisa diharuskan laki-laki, karena itu bukan kodrat perempuan yang pasti. Tapi jika masih ada yang mengatakan atau beropini bahwa perempuan hanya bisa bekerja di dapur, maka ia salah menafsirkan siapa itu perempuan. Sekarang coba kita telaah kembali tentang kodratnya perempuan dan siapa makhluk manusia yang paling hebat antara laki-laki dan perempu...