Langsung ke konten utama

Postingan

Aliansi Lebao Bangkit

  Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Lebao Bangkit menggelar aksi demonstrasi di depan kantor bupati Flores Timur (Flotim), Rabu 1 Februari 2023.  Aksi demo itu digelar atas polemik klaim kepemilikan lahan eks kimpraswil (PU) antara ahli waris Aloysius Boki Labina dan Pemerintah Kabupaten / Pemkab Flores Timur yang bergulir sejak 2006 silam. Aksi massa itu sempat tertahan di pintu masuk kantor bupati lantaran dihadang puluhan anggota Satu Pol PP Flotim yang siap mengamankan aksi demonstrasi. Polemik lahan eks kampriwasil yang terletak di Kelurahan Waihali ini memang masih meninggalkan kisruh hingga saat ini. Pasalnya, pasca Pengadilan Negeri Larantuka dan Pengadilan Tinggi Kupang memenangkan ahli waris Labina, Pemkab Flores Timur kemudian melakukan banding dan mengklaim menang di tingkat Kasasi. Klaim kemenagan tersebut membuat ahli waris Labina tidak terima lantaran sampai saat ini belum mendapat bukti konkret dari Pemkab Flores Timur. Pihaknya bahkan membantah tak pe...

Seduhi Kopi,Sudahi Sedih

  Kopi sudah menjadi bagian dari keseharian. Menikmati secangkir kopi di pagi hari dan sore hari, bagiku sudah menjadi ritus yang wajib kulakukan. Ibarat beribadah, jika aku melewatkanya seperti ada yang kurang dan rasa gelisah turut menyertainya. Kenikmatan mulai dari memasak air, mengaduk sampai kuhidangkan untuk diriku sendiri, menjadi semacam cara melakukan ritus tersebut. Sore itu tepatnya pukul lima, setelah aku pulang kerja. Pekerjaanku sebagai ojek, seperti hari sebelumnya aku nikmati kopi di teras depan rumahku. Matahari sore yang redup, mendung dan rintihan hujan membasahi debu tanah, seolah menambah kenikmatan kopi sore itu. Aroma kopi yang kuhirup sebelum menyeruputnya, menambah semangatku ditengah kegundahan hati menjalani hidupku yang belum tentu arahnya ini. Berbicara soal kegundahan hati, yang kumaksud disini bukan soal memikirkan pacar atau pasangan. Bukan!!!! Kegundahan hatiku ini selalu timbul ketika aku memikirkan pencapaian yang sudah aku dapatkan dalam usiaku ...

Disaput Jingga Pada Senja

  AnjelinašŸ„€ sendiri dibawa langit tanpa bintang, dalam cinta yang menolak kekang, dengan rindu bergantung, di pucuk tiang gantungan. malam-malamku kini dipenuhi bintang, kau yang ambil kesedihan dari dalam diriku, saat kau dengarkan suara jiwaku, tinggal hanya hangat cahaya yang menyelimutku, rindu yang terserak, dalam sajak retak, dihalang waktu yang jeda, disaput jingga pada senja. Dari gelap malam sendu, ku petik kenangan dengan haru, walau ada lara beriring ragu, tapi rasa hati ingin bertemu, angin mati tapi rindu meninggi, dikepung oleh sunyi sepi, yang tak mau pergi, segala lamunan ikut menepi, seperti sebelum yang kau tahu, kaulah tujuanku,maka andai waktu, sudah berjalan jauh,waktu akan menjadi musuhku, karena perihal mencintaimu,waktu tak bisa menghentikanku.

Libatkan Aku Disetiap Rasa mu

  Anjelina.... Aku akan mendengarkanmu. Segala keluh kesahmu. Aku cukup tahu kuat dan rapuhmu. Sesekali berpalinglah ke arahku Bersandarlah padaku. Libatkan aku di setiap rasamu. Kesulitan dan sedihmu Senyum dan tawamu.   Anjelina.... Aku akan ada di detik berikutnya. Setelah engkau memanggilku.   Anjelina..... Aku sungguh tahu dirimu. "Jika engkau tak berhenti bermain tangguh"   Anjelina…. Tapi tak ada salahnya, Sesekali datang padaku. Katakan lelahmu. Ataukah sekadar rasa bosanmu oleh peran ganda. Yang sama di sepanjang perjalanan Anjelina.... Tak perlu tersenyum untuk terlihat. Baik-baik saja. Karena sesekali aku juga ingin melihatmu. Sebenar-benarnya dirimu. Sebagai pemeran tunggal untuk satu peran. Hanya engkau. Kamu. Dan dirimu sendiri. Ah! Kamu, Anjelina....

Perempuan Merdeka

Emansipasi. Kita sering mendengar istilah tersebut. Tak jarang pula istilah tersebut dihubungkan dengan perempuan. Ya. Emansipasi perempuan. Lantas, apakah artinya? Emansipasi berarti pembebasan atau pemerdekaan. Karena itu, emansipasi perempuan berarti pembebasan atau pemerdekaan kaum perempuan. Ya, pembebasan dari penjara-penjara yang membuat perempuan menjadi manusia klas dua, dengan kedudukan serta harkat dan martabat yang lebih rendah daripada laki-laki. Ya, pembebasan dari belenggu-belenggu yang membuat perempuan tidak dapat beraktualisasi atau mewujudkan dirinya sendiri. Feminisme dan Sosialisme Sejak Marx dan Engels, Sosialisme selalu berkomitmen terhadap pembebasan perempuan. Dalam hal ini, Sosialisme sejalan dengan gerakan-gerakan perempuan yang lazim dinamakan Feminisme. Tapi Sosialisme dan Feminisme memiliki pendekatan dan visi yang sangat berbeda. Bagi kaum Feminis, terutama kaum Feminis Liberal, perempuan hidup dalam suatu masyarakat di mana laki-laki menindas perempuan. ...

Jangan Pernah Berkata Pergi

 Ermelinda .... Jangan pernah mengajariku. Bagaimana caranya melupakan  Ku pastikan, aku tak sanggup melakukannya.   Ermelinda.... Yang kutahu, aku hanya mampu merawat ingatan.  Dan meletakkannya segala tentangmu. Dalam memori paling lekat.   Ermelinda.... Jangan pernah berkata pergi, biarkan suara-suara itu dimaknai sebagai perhatian untukmu.   Ermelinda.... Mungkinkah? Waktu menjadi milik kita, untuk saling beradu tatap, bergenggaman tangan, atau renyah gelak tawa saat. Lidah kita berapi. Mengisi kekosongan itu kelak?   Ermelinda.... Aku takut pada waktu.  Aku tidak berjanji, aku mengingatnya, dan rindu yang ada padamu, takkan kubiarkan membatu.   Ermelinda.... Tetaplah menjadi sosokmu yang dulu.  Agar kau selalu kuanggap indah. Karena demi apa pun, kamu melebihi apa pun

Rindu Dipungut Waktu

 Senja yang mulai beringsut, tenggelam di matamu yang sayup, melukis aksara dengan segala jingganya. Indah, meski harus menepi….   Di tempat yang sunyi, aku menulis sebuah puisi, tentang kita yang sedang berjuang, tentang hidup yang tidak bisa ditebak. Semuanya kutuangkan pada selembar kertas putih dengan coretan pena.   Di kelopak matamu ada puisi. Begitu dalam, aku takut meluluhlantakkan puisi yang mendiami kelopak matamu selama ini. Sebab arti dari semua pandangan matamu,  bisa menghapus buih-buih kesedihan yang bergantung di mataku.   Puan, jika suatu saat nanti puisiku bisa menyaingi puisi di kelopak matamu  izinkan aku mengabadikannya  dalam satu halaman buku.  Menempatkan pada inti  dari semua antologi puisiku.   Reruntuhan rindu jatuh dipungut waktu, Kata demi kata kutulis rapi dalam rahim puisi. Imajinasi meledak di kepala Aku tidak rela Rindu dipungut waktu.   Lalu, aku mencoba untuk mengembalikannya,  mengubur dalam-...