Langsung ke konten utama

Aku Tak Menyangka



Aku bukan jalang jalanan 

yang di hadirkan untuk kau rendahkan

Bukan juga siaga kau lacuri sedemikian

pun aku tak melayani adalah kematian


Terjebak dalam kehausan yang buta

Di pelataran arca-arca berbagai rupa

Raja-raja yang bertanya tentang takhta

Penasihat yang mengadu domba


Hingga jingga tak lagi tentang ibadah

Kejaliman mulai berkuasa

Sumpah melimpah tak adil tentang perintah

Budak-budak perempuan meminta belas kasih


Oooh sangkakala 

Aku tak menyangka

Kodratku bukanlah penghibur belaka

Oooh yang kuasa

Dimana?


Aku di sodomi kata-kata yang tak terpuji

Dicelah aku dalam jeruji

Perempuan bermata biru air mata meniti

Ingat, riwayatku tak pernah mati


Kini terpampang tubuhku

Didepan mata sang bengal benalu

dalam kediaman nafsu

Tuhanku, aku malu


Kau hadirkan aku tanpa persetujuanku

Cobaan ini tanpa mauku

Air mata ini untukmu tuhanku

Air mata ini untukmu ibuku


Perempuan gurun

Tangisanmu tak di dengar muazin

Sedangkan suara mereka adalah panggilan

Dimana keadilan?


Oooh ya alaika salam

Salam bagimu baginda yang kelak mati kelam

Salam bagimu senyum yang di sulam

Dan salam bagimu anakku yang tak sempat gumam

Di paksa mati dalam rahim 

milik tuan dan tuhan



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kristus mengubah Salib, palang siksaan itu, menjadi Pohon Kehidupan, pokok penyelamatan kita.

  Minggu 2 April 2023, mengajak umat sekalian untuk bersama-sama merenungkan makna salib yang bakal bertransformasi menjadi Pohon Kehidupan. Untuk mengantar kita ke dalam inti permenungan di awal Pekan Suci ini, Gereja menyodorkan kepada kita beberapa Bacaan Kitab Suci yang dibagi ke dalam dua bagian, yakni Bacaan Kitab Suci untuk perarakan dan Bacaan Kitab Suci untuk Ekaristi. Bacaan Kitab Suci untuk perarakan diambil dari Injil Matius 21:1-11, sedangkan untuk perayaan Ekaristi mencakup Kitab Yesaya 50:4-7, Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi 2:6-11, dan Injil Matius 26:14-27;66 Saudara-Saudari terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus! Sesudah tahun-tahun pandemi Covid-19 ketika kita merayakan Pekan Suci dan Pesta Paskah secara sederhana dalam suasana hening, kini kita boleh merayakannya kembali secara meriah. Di hari Minggu Palma kita mengarak Kristus Sang Raja Damai dengan lambaian daun palma, seperti anak-anak Ibrani dulu menyambut Yesus masuk ke Yerusalem dengan ranting-...

Jangan biarkan tanah menggugurkan dosa

Jangan biarkan tanah menggugurkan dosa,  biarkan rona doa sesungguhnya  bertafakur di lekuk bumi  dengan nyanyian requiem mengecup waktu dan mata puisi mencumbui luka yang sempat jadi prahara. biarkan bumi yang lajang menghamba dengan setia, menjahit luka dengan benang-benang puisi sekadar membaringkan kata-kata yang tak punya apa-apa. semestinya tak cukup pantas,  berkarat dalam kanvas  takdir sesungguhnya,  buat membaringkan nama dalam geladak usia. Cinta mungkin di sini, di atas tanah tempat bercermin menggugurkan dosa dengan doa di ceruk hati membawa raga bercakap dengan gemuruh zikir memahat Tuhan yang sebenarnya tak ada jarak pemisah.                       

Perempuan Tangguh

Sesibuk apapun Perempuan Ia tidak akan pernah mengabaikan serta melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan. Ingat.! Kodrat perempuan adalah ; Menstruasi,Mengandung, Melahirkan , dan Menyusui, selain dari keempat aspek itu, perempuan mampu mengerjakan semuanya tanpa harus diinterfensi atau tendensi oleh siapapun. Persoalan memasak, mencuci, menyapu/membersihkan bukanlah kodrat seorang perempuan yang pasti, sebab itu bisa dilakukan oleh seorang lelaki. Maka sangat disayangkan jika ketika sekelompok orang diantaranya ada perempuan dan laki-laki sedang makan bersama, maka setelah makan tidak diharuskan perempuan yang membereskan semaunya, tapi bisa diharuskan laki-laki, karena itu bukan kodrat perempuan yang pasti. Tapi jika masih ada yang mengatakan atau beropini bahwa perempuan hanya bisa bekerja di dapur, maka ia salah menafsirkan siapa itu perempuan. Sekarang coba kita telaah kembali tentang kodratnya perempuan dan siapa makhluk manusia yang paling hebat antara laki-laki dan perempu...