Langsung ke konten utama

Barang siapa mengakui Aku di depan manusia, dia akan Ku akui juga di depan BapaKu di surga”


Sejak dibaptis, kita telah mengakui Tuhan satu-satunya
yang kita Imani. Percaya bahwa Yesus adalah Mesias terjanji. Dialah penebus, yang datang menggenapi janji penyelatan Allah, melalui misteri salib. Demi rencana penebusan, Ia bersedia menderita. Mati di salib. Menmpersembahkan nyawa karena mencintai kita. Lalu dibangkitkan pada hari ketiga. Itulah hari keselamatan kita. Hari kemenangan Tuhan atas maut dan dosa.

Yang kita imani adalah Tuhan yang menderita demi memulihkan kita. Tuhan yang terluka demi meyembuhkan kita. Tuhan yang dihina demi memuliakan kita. Tuhan yang tetap merentangkan tangan dalam ketakberdayaan salib demi menguatkan dan merangkul kita yang hilang asa dan tak berpengharapan. Tuhan yang mati dan hidup kembali membawa kemenangan bagi kita. Kita mengimani Tuhan yang hidup. Bukan kepada Tuhan yang mati.

Pengakuan iman yang demikian, kita nyatakan secara pribadi dan bersama sebagai anggota gereja, pertama-tama dalam shadat para rasul, dalam doa Aku Percaya. Dengan meterai babtis yang tak akan terhapus, maka pengakuan iman kita akan Yesus, tetap teguh hingga titik nafas terakhir. Tak boleh goyah atau digadai hanya karena kenikmatan hidup, karena rupiah dan materi.

Ujian iman memang ada. Tetapi tak boleh membuat kita sampai meyangkal atau meingkari Tuhan yang kita Imani. Melainkan semakin mematangkan dan mendewasakan iman. Maka hadapi dengan penuh syukur dan pasrah. Kitapun diajak, saling memberi pengakuan dan memuji secara tulus. Janganlah merasa iri dan tersaingi melihat prestasi atau keberhasilan sesama.

Ingat kata Tuhan, “Barang siapa mengakui Aku di depan manusia, dia akan Ku akui juga di depan BapaKu di surga”. Diakui berarti, pantas diterima sebagai anak. Dan, dianggap layak menerima mahkota iman, yakni keselamatan kekal. Tak ada yang sia-sia. Yakinlah!

Tuhan memberkati. SALVE.***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perempuan Tangguh

Sesibuk apapun Perempuan Ia tidak akan pernah mengabaikan serta melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan. Ingat.! Kodrat perempuan adalah ; Menstruasi,Mengandung, Melahirkan , dan Menyusui, selain dari keempat aspek itu, perempuan mampu mengerjakan semuanya tanpa harus diinterfensi atau tendensi oleh siapapun. Persoalan memasak, mencuci, menyapu/membersihkan bukanlah kodrat seorang perempuan yang pasti, sebab itu bisa dilakukan oleh seorang lelaki. Maka sangat disayangkan jika ketika sekelompok orang diantaranya ada perempuan dan laki-laki sedang makan bersama, maka setelah makan tidak diharuskan perempuan yang membereskan semaunya, tapi bisa diharuskan laki-laki, karena itu bukan kodrat perempuan yang pasti. Tapi jika masih ada yang mengatakan atau beropini bahwa perempuan hanya bisa bekerja di dapur, maka ia salah menafsirkan siapa itu perempuan. Sekarang coba kita telaah kembali tentang kodratnya perempuan dan siapa makhluk manusia yang paling hebat antara laki-laki dan perempu...

Rindu Dipungut Waktu

 Senja yang mulai beringsut, tenggelam di matamu yang sayup, melukis aksara dengan segala jingganya. Indah, meski harus menepi….   Di tempat yang sunyi, aku menulis sebuah puisi, tentang kita yang sedang berjuang, tentang hidup yang tidak bisa ditebak. Semuanya kutuangkan pada selembar kertas putih dengan coretan pena.   Di kelopak matamu ada puisi. Begitu dalam, aku takut meluluhlantakkan puisi yang mendiami kelopak matamu selama ini. Sebab arti dari semua pandangan matamu,  bisa menghapus buih-buih kesedihan yang bergantung di mataku.   Puan, jika suatu saat nanti puisiku bisa menyaingi puisi di kelopak matamu  izinkan aku mengabadikannya  dalam satu halaman buku.  Menempatkan pada inti  dari semua antologi puisiku.   Reruntuhan rindu jatuh dipungut waktu, Kata demi kata kutulis rapi dalam rahim puisi. Imajinasi meledak di kepala Aku tidak rela Rindu dipungut waktu.   Lalu, aku mencoba untuk mengembalikannya,  mengubur dalam-...

Ayo berLMND

  LMND atau Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi adalah sebuah organisasi politik ekstrakampus skala nasional berbentuk Liga yang dibentuk pada tanggal 9-11 Juli 1999 di Bogor oleh 20 komite aksi mahasiswa yang aktif dalam proses Reformasi. Seiring perkembangan dialektika antara situasi ekonomi politik nasional dan situasi internal organisasi, sampai saat ini LMND telah berhasil meluas dan hadir di 25 provinsi dan lebih dari 100 kota. Apa tujuan LMND didirikan dan bagaimana perjalanan organisasinya? Seperti digariskan pada AD/ART-nya, LMND bertujuan untuk menghancurkan sistem yang menindas hak-hak rakyat untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang demokratis, berkeadilan sosial dan berkedaulatan rakyat. Begitulah yang terumus di garis organisasi. Sedangkan perjalanan organisasinya adalah sebagai berikut: LMND pada awalnya didirikan pada tahun 1999 sebagai respon komite-komite aksi mahasiswa yang progresif dan radikal terhadap kegagalan proses Reformasi menjawab tuntutan rakyat pa...